Selasa, 01 Desember 2015

Awal Sejarah Microsoft Office Serta Perkembangannya


Bagi masyarakat masa kini yang sudah terbiasa berhubungan dengan komputer, nama “Microsoft Office” bukan lagi sesuatu yang asing karena hampir setiap hari piranti lunak tersebut kita gunakan.Awal Sejarah Microsoft Office dimulai dari terciptanya Microsoft Office 1.0 pada 19 November 1990 dan terus berkembang hingga terciptanya purwarupa Office 16 yang mungkin akan diberi nama Office 2015 dan berencana dirilis pada musim semi tahun 2014.
Awal Mula Microsoft
Jika kita berbicara tentang “Microsoft,” tidak akan bisa lepas dari sosok yang ada di belakangnya yaitu William Hery Gates III atau yang lebih dikenal dengan nama Bill Gates. Bill Gates lahir di Seattle, wilayah Washington, tanggal 28 Oktober 1955. Ayahnya, William H. Gates, Sr. bekerja sebagai pengacara dan ibunya, Mary Maxwell Gates bekerja sebagai board director di First Interstate BancSystem dan United Way.
Awal Sejarah Microsoft Office Serta Perkembangannya
Yang menjadi langkah pembuka sejarah Microsoft Office  adalah saat Gates menginjak kelas delapan, dimana Mothers Club di sekolah tersebut membeli terminal ASR Teletype Model 33 dan blok waktu komputer di komputer dari Genral Electric untuk para murid sekolah. Hal ini kemudian menjadi awal ketertarikan Gates pada pemrograman sistem GE yang menggunakan BASIC dan ia diperbolehkan tidak mengikuti kelas matematika demi mengejar hobinya tersebut. Setelah donasi dari mothers club berakhir, mencoba-coba sistem lain termasuk minikomputer DEC PDP, dimana salah satu PDP-10 adalah milik Korporasi Pusat Komputer (CCC) yang akhirnya melarang Gates, Paul Allen, Ric Weiland, dan Kent Evans menggunakannya lagi setelah mereka tertangkap basah mengeksploitasi bug pada sistem operasi tersebut.
Pada Januari 1975, Gates menginisiasi kontak dengan Micro Instrumentation and Telemetry Systems (MITS) yang menciptakan mikrokomputer dan mengatakan bahwa ia sedang mengerjakan interpreter BASIC untuk platformnya. Meskipun berbohong, emulator Altair yang mampu berjalan di komputer mini dapat diselesaikan, lalu selesai juga interpreter BASICnya. Demonstrasi kedua interpreter tersebut berlangsung di Albuquerque dan sukses besar, membuat MITS merekrut Gates dan Paul Allen. Nama yang mereka pilih untuk kemitraan tersebut adalah “Micro-soft” dan pada 26 November 1976, nama Microsoft resmi didaftarkan.
Setelah memutuskan hubungan kemitraan dengan MITS, pada bulan Juli 1980 IBM menghampiri Microsoft dengan membawa contoh komputer personal yang akan mereka rilis yang bernama IBM PC. Pada awalnya, IBM meminta Microsoft untuk membuat interpreter BASIC. Saat utusan IBM menyebutkan mereka membutuhkan sistem operasi, Gates menyarankan untuk menggunakan CP/M yang dibuat oleh Digital Research (DRI) tapi komunikasi berjalan a lot. Beberapa minggu setelahnya, Gates kembali menyarankan mereka untuk menggunakan 86-DOS yang dibuat oleh Seattle Computer Products (SCP). Pada tanggal 20 November 1985, Microsoft akhirnya merilis versi retail pertama dari Microsoft Windows dan pada bulan Agustus 1986 bekerjasama dengan IBM untuk membuat sistem operasi baru bernama OS/2, yang meskipun selesai membuat kemitraan mereka agak terganggu.
Sejarah Microsoft Office dan Versi-Versinya
Sejarah Microsoft Office serta perkembangannya baru dimulai secara resmi pada 19 November 1990 dimana Office for Windows (yang juga sering disebut sebagai MS Office 1.0) dirilis untuk digunakan bersamaan dengan Windows 2.0. Versi Office pertama ini berisi Word 1.1, Excel 2.0, dan PowerPoint 2.0. Sebelum adanya Office 1.0, isi dari paket Office ini dijual terpisah untuk MS-DOS, dan alat input utamanya hanyalah keyboard karena di masa itu, mouse adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh semua orang. 4 Maret 1991 menandakan rilisnya Microsoft Office 1.5 dimana pada paket ini mereka meningkatkan versi Excel menjadi Excel 3.0. Versi Excel yang baru ini mereka klaim jauh lebih baik dari Excel 2.0 karena mereka mendengarkan permintaan pengguna dan mengintegrasikannya dengan ide Excel yang pernah ada. Pada Excel baru juga ditambahkan toolbar yang mempermudah pengguna melakukan segala sesuatu dengan satu klik. Beberapa bulan setelah rilis, Microsoft Office 1.6 dirilis dengan penambahan piranti lunak yang diberi nama Mail 2.1.
Versi baru dari Microsoft Office tidak keluar hingga 30 Agustus 1992, dimana saat itu mereka memberikannya nama Microsoft Office 3.0 yang dirilis dalam versi CD-ROM dan memuat Word 2.0c, Excel 4.0a, PowerPoint 3.0, dan Mail. Nantinya, versi ini diganti namanya menjadi Microsoft Office ’92.
2 tahun berlalu tanpa ada versi baru yang dirilis, dan pada Juni 1994 akhirnya muncul Microsoft Office 4.0 yang di dalamnya terdapat Word 6.0, Excel 4.0, dan PowerPoint 3.0. Pada tahun yang sama, tepatnya tanggal 2 Juni, Microsoft Office 4.3 dirilis dan menjadi versi 16-bit yang terakhir. Microsoft 4.3 mencakup Word 6.0, Excel 5.0, PowerPoint 4.0, Mail 3.2, dan yang hanya ada dalam versi Pro, Access 2.0. Pada 3 Juli 1994, sebuah versi baru dirilis dan diberi nama Office for NT 4.2 yang di dalamnya terdapat Word 6.0, Excel 5.0, PowerPoint 4.0, dan Microsoft Office Manager.
Sejarah Microsoft Office memasuki babak baru dengan dirilisnya Office 95 yang bersamaan dengan rilisnya sistem operasi Windows 95. Baru sejak versi inilah, seluruh aplikasi MS Office memiliki versi yang sama, dan dalam kasus Windows 95 versi yang digunakan adalah 7.0.
1 tahun adalah waktu yang dibutuhkan Microsoft untuk merilis Office 97 (8.0) dengan medium rilis CD-ROM dan dalam set yang berisi 45 3½ floppy. Service Release 2 dikeluarkan untuk mencegah kerusakan karena Y2K. Sejarah Microsoft Office serta perkembangannya terus berlanjut dan merilis Office 2000, XP, 2003, 2007, 2010, 2013, dan sedang mempersiapkan yang mungkin akan diberi nama Microsoft Office 2015.

Cara Install Driver Pada Komputer Laptop


Cara Install Driver Pada Komputer Laptop. Membeli laptop maupun komputer desktop seharusnya mendapatkan software bawaan komputer atau laptop atau biasa dikenal dengan driver tersebut, yang sudah disertakan dari pabrikan, namun akhir-akhir ini di kota Denpasar setiap kali saya membeli laptop, selalu saja tidak disertakan dengan software driver untuk laptop, katanya memang tidak ada driver jadi download saja di internet, tetapi kalau mau beli dengan drivernya ditambah 100 ribu rupiah. Eh ternyata driver yang seharusnya menjadi paket penjualan laptop justru di jual lagi secara terpisah.

Apabila sobat menemukan penjual seperti di atas, sebaiknya jangan diterima atau dibeli ditempat itu, beli saja ditempat lain yang mau memberikan driver secara cuma-cuma, karena itu merupakan paket laptop yang tidak bisa terpisahkan. Tidak ada driver bukan berarti komputer atau laptop tersebut tidak bisa digunakan, bisa, tetapi tidak optimal. Apabila tidak ada driver kita tentu akan mengalami kesulitan apabila melakukan installasi ulang pada laptop atau komputer kita, karena setiap installasi ulang laptop atau komputer pasti membutuhkan driver. Berikut ini cara install driver pada laptop atau komputer.

Cara Install Driver Pada Komputer

Ada banyak cara installasi driver pada komputer, namun disini saya menjelaskan cara termudah dalam melakukan installasi.

  1. Masukan kepingan CD driver pada CD-ROM/RW drive
  2. Klik Start
  3. Klik kanan pada My Computer (windows xp), Computer (windows 7)
  4. Klik Properties
  5. Klik tab Hardware-Device Manager (windows x), Device Manager (windows 7)
  6. Klik kanan pada komponen yang bermasalah (ber-tanda tanya)
  7. Klik Update Driver
  8. Klik lingkaran kecil No, not this time kemudian Next
  9. Klik lingkaran kecil Install from a list of spesific location (Advanced)
  10. Klik/centang Search removable media (floppy, CD_ROM...) dan Include this location in the search 
  11. Klik Browse kemudian cari file driver pada cd-rom/rd drive (sesuaikan dengan driver yang dibutuhkan, misalnya sound, vga, chipset dll) kemudian klik OK dan Next 
  12. Tunggu hingga proses installasi selesai dan klik Finish 
Selesai sudah proses installasi driver pada laptop maupun komputer desktop, apabila ada muncul pesan untuk melakukan restart komputer, klik saja restart komputer.
Demikian penjelasan cara melakukan installasi driver pada komputer dan laptop, semoga artikel ini bisa berguna.

Cara Cepat Memasukkan Gambar dari Internet ke Microsoft Word


Jika membuat suatu tulisan, Anda nungkin membutuhkan sebuah Gambar untuk di masukkan Kedalam artikel anda. Kali ini ada cara mudah untuk Memasukkan Gambar dari Internet ke Microsoft Word.
Pada Microsoft Word 2013 anda akan mendapatkan suatu Fitur Online Pictures yang terdapat dalam tab Insert. Pada Fitur tersebut anda bisa mencari sebuah gambar secara lansung dariOffice .com, Bing, dll. tentunya untuk menggunakan fitur-fitur tersebut. Dan pada versi lain dari Microsoft word anda juga dapat melakukan langkah yang mirip dengan fitur Online pictures pada word 2013. Anda juga bisa memasukkan gambar secara lansung pada artikel secara lansung tampa harus mengunduhnya dengan cara manual. Berikut di bawah ini langkah-langkah Memasukkan Gambar dari Internet ke Microsoft Word.

1.- Yang pertama sekali cari gambar yang anda inginkan untuk memasukkan kedalam artikel. lalu klik kanan pada gambar dan pilih Copy Image Location.

 

2.- Kemudian anda kembali pada dokumen yang baru anda buat dan masuk pada tab Insert dan pilih Picture.

 

3.- Lalu akan muncul dialog Insert Picture, dan pada bagian bawah tepat pada kotak nama fileanda dapat memasukkan url dari file gambar yang ingin anda masukkan.

 

4.- Sekarang  Cara Memasukkan Gambar dari Internet ke Microsoft Word telah selesai namun yang perlu anda simak adalah ukuran file yang ingin anda masukkan.

MICROSOFT WORD 2007: fungsi Icon pada Tab References

Icon perintah yang terdapat di tab References secara umum digunakan untuk properti seputar rujukan atau referensi yang berkaitan dengan dunia perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol perlu dilengkapi dengan atribut referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang di dalamnya semakin gagah perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga kompatibel bagi pengguna dalam menggarap dokumen yang cukup kompleks. Misalnya proposal, skripsi (dan saudara-saudaranya). Bagi teman-teman yang merasa calon sarjana mungkin perlu mengakrabkan diri dengan tab Reference ini sebagai persiapan menyambut tugas akhir yang sangat dituntut untuk melengkapinya dengan atribut referensi semisal footnote dan endnote.
references tab
Tab References terdiri dari 6 group: (1) Table of Contens, (2) Footnotes, (3) Citation & Bibliography, (4) Captions, (5) Index, dan (6) Table of Authorities.

 

Icon Perintah pada Group Table of Contens

reference table of contens
Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon: Table of Contens, Add Text, dan Update Table.
Menu Table of Contens digunakan untuk pengelolaan daftar isi. Dengan menu ini user bisa menysipkan daftar isi otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis yang dipilih, maka fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis dari file dokumen yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda perlu memformat heading style atau format judul pada dokumen yang tengah dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan ketika judul atau subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian saja. Dengan menu ini pula Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar isi yang sudah disisipkan.
Perintah Add Text digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat. tentu Anda tahu bahwa mesin otomatis tidak selamanya dapat menjalankan tugas spesifik yang sangat detail. Sehingga perlu adanya opsi yang memungkinkan user untuk melakukan customisasi bila nantinya ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang, di tengah penulisan, akan membaca sebuah alinea biasa sebagai judul. Di kasus lain, Anda mungkin menghendaki sebuah judul untuk dimasukkan ke level 2 (subjudul) namun sistem justru menjadikannya sebagai judul (level 1). Sehingga langkah kustomisasi tampaknya perlu dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah fungsi sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu ini akan memunculkan pulldown yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan tersebut. Anda bisa memilih, apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1), atau subjudul (level 2), dll.
Sedangkan perintah Update Table digunakan untuk memperbarui daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen, misalnya saat Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam dokumen.
 

Icon Perintah pada Group Footnotes

Umumnya, semua icon perintah yang terdapat di group Footnotes ini pengelolaan referensi tulisan. Group ini memiliki flyout di bagian kanan-bawahnya yang berisi properti lebih detail seputar referensi dokumen. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Footnote, (2) Insert Endnote, (3) Next Footnote, dan (4) Show Notes.
reference footnotes
Insert Footnote digunakan untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau footer). Suatu istilah kadang merasa perlu untuk dijelaskan lebih detail untuk memunculkan pemahaman yang konkrit, namun tidak mungkin dijelasakan dalam paragraf bahasan. Bila dipaksa akan memutus alur bahasan itu sendiri. Sebagai alternatif, Anda menyisipkan catatan kaki untuk menjelaskan lebih detail tentang istilah yang dipakai. Aktifkan kursor di sebelah kanan kata yang dimaksud, lalu klik icon ini, maka sistem akan membawa kursor ke bagian bawah halaman dan mempersilahkan Anda menulis catatan kaki.
Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
Sedangkan Next Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan endnote. Icon ini memilikidown arrow. Bila diklik, akan muncul flyout yang berisi menu seputar pemantauan footnote dan end note yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
Icon Show Notes digunakan untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote. Bila Anda mengaktifkan perintah ini, maka sitem akan menampilkan letak catatan dari halaman dokumen yang sedang aktif. Untuk menonaktifkan tampilan tersebut, klik sekali lagi icon perintah Show Notes tersebut.

Icon Perintah pada Group Citation & Bibliography

Icon perintah yang terdapat di group Citation & Bibliography digunakan untuk pengelolaan kutipan dan daftar pustaka. Group ini sangat membantu dalam pengelolaan daftar kutipan dan daftar pustaka yang sering membingungkan kita saat menggarap tulisan kompleks. Saat kita berusaha jujur dalam kutipan daftar pustaka dari buku yang dikutip, malah kita dibuat bingung. “ini ngambil dari buku mana, waduh saya lupa.” (he he he).
reference citation & bibliography
Di kasus lain, seorang penulis masih perlu mencatat di buku khusus, namun nasib baik lagi tidak memihak, buku yang tersimpan rapi, ternyata dibawa main sama anak keduanya (hehehe.. nasib, nasib). Agar kasus ini terantisipasi, dan Anda tidak perlu lagi selingkuh dengan buku catatan tradisional, group Citation & Bibliography membantu Anda dalam pengelolaan ini. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Citation, (2) Manage Source (3) Style, dan (4) Bibliography.
Insert Citation digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif. Dengan icon ini, Anda tidak melakukan pemformatan secara tradisional. Tentukan letak kursor, klik icon ini, Anda akan dihadapkan pada sejumlah opsi untuk keperluan menyisipkan kutipan.
Sedangkan icon Manage Sources digunakan untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file dokumen. Klik icon ini, Anda akan dibawa untuk berkonsentrasi dengan pengaturan semua sumber kutipan yang disisipkan tersebut.
Menu Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka yang resmi.
Menu Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung, Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi mencatat di buku tradisional.
 

Icon Perintah pada Group Captions

Group Captions secara umum digunakan untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen. terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Caption, (2) Insert Table of Figures, (3) Update Table, dan (4) Cross-reference.
reference caption
Insert Caption digunakan untuk membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan. Memang kita akui bahwa gambar cukup membantu memperjelas suatu bahasan. Namun gambar tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit keterangan seputar gambar tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit pergeseran pemahaman tentang gambar ilustrasi tersebut. Bila dalam ilustrasi terapat cewek cantik, mungkin pembaca justru terpaku dengan wajah cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak demikian bila kita membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
Sedangkan icon Insert Table of Figures digunakan untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam dokumen. Umumnya dalam perbukuan merasa perlu untuk melakukan katalog mengenai gambar-gambar yang terdapat di buku, untuk memudahkan pembaca dalam menavigasi seluruh gambar yang ada di sebuah buku. Icon Insert Table of Figures digunakan untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga dengan mudah dapat membuat katalog gambar deskripsi di sebuah buku.
Icon Update Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar. Perubahan di segmen gambar tidak serta-merta langsung mengubah katalog yang sudah dimasukkan sebelumnya. Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar ilustrasi. Kasus lain, nomor katalog gambar mungkin amburadul saat menyisipkan gambar baru diantara gambar lainnya. Dengan icon Update Table tersebut, sistem akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
Icon perintah Cross-reference berfungsi untuk menyisipkan referensi silang. Tak jarang pengulangan istilah di halaman lain juga perlu dijelaskan kembali di catatan kaki. Namun bagaimana bila hal itu harus diulang 100 kali? Disinilah fungsi sebenarnya dari icon Cross-reference tersebut. Anda bisa merujukkannya ke footnote atau endnote di halaman lainnya.

Icon Perintah pada Group Index


Group Index secara umum berfungsi untuk pengelolaan daftar kata yang dibahas di buku. Group ini terdiri dari 3 icon perintah: (1) Mark Entry, (2) Insert Index, dan (3) Update Index.
reference index
Mark Entry digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen. Saat mengedit tulisan mungkin dihadapkan pada situasi dimana Anda merasa perlu membedakan antara kata masukan yang baru dengan yang lama. Icon perintah Mark Entry akan membantu Anda dalam pengelolaan seputar masukan baru dalam sebuah dokumen. Dengan icon ini, entri kata yang baru akan ditandai dengan warna tertentu sehingga dengan mudah Anda bisa membedakan antara masukan kata yang sebelumnya dengan entri kata yang terbaru.
Sedangkan icon Insert index digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen. Indeks menggambarkan kata atau istilah yang dibahas di dalam tulisan Anda. Dengan indeks, pembaca akan memiliki navigasi untuk mengenal sepintas tentang perbendaharaan sebuah buku. Icon Index membantu Anda dalam pengelolaan indeks di dokumen garapan Anda.
Update Index digunakan untuk memperbarui daftar indeks terkini. Saat Anda menambahkan kalimat baru di suatu bahasan, mungkin akan menggeser halaman yang sebelumnya sudah terdaftar dalam indeks sehingga daftar nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat lagi dengan kondisi terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update Index tersebut untuk memperbarui daftar di indeks sesuai dengan kondisi terkini di dokumen Anda